BENGKALIS, DURI BARAT - Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Selasa (29/3/2016) siang, melihat dari dekat progres pembangunan Jalan Lingkar Duri Barat, bersama sejumlah anggota DPRD dan pejabat di lingkungan Pemkab Bengkalis.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Bengkalis
Lokasi yang ditinjau Amril dan rombongan adalah sejumlah titik yang pembangunannya tidak dapat dilakukan karena terhambat adanya pipa minyak milik PT Chevron Pasific Indonesia (PT CPI) membentang di atasnya.

Seperti di Jalan Rangau dan di pinggir Hutan Talang. Kedua lokasi yang ditinjau Amril dan rombongan itu berada di Kelurahan Pematang Pudu, Mandau. Menurut informasi, total titik dengan persoalan serupa di Jalan Lingkar Duri Barat ini ada 6 titik.

Kepada wartawan, Amril optimis PT CPI bakal mengizinkan pipa tersebut untuk dibenamkan, sebagaimana yang telah dilakukan di beberapa titik sebelumnya, seperti di jalan menuju Dumai yang terkena pembangunan Jalan Lingkar Duri Timur.

"Bahkan di Kecamatan Pinggir untuk Jalan Lintas Duri Barat ini juga ada pipa yang sudah diizinkan dibenamkan oleh PT CPI. Kita akan tugaskan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk kembali melakukan koordinasikannya dengan PT CPI dan pemangku kepentingan terkait lainnya," ujarnya.

Ditambahkannya, jika tidak ada persoalan lagi di lapangan, seperti adanya pipa PT CPI yang membentang tersebuta atau permasalahan lainnya, pada tahu 2016 ini pembangunan Jalan Lingkar Duri Barat tersebut dapat dituntaskan dan fungsional. Apalagi saat ini masyarakat sudah sangat mengharapkan pembangunannya segera diselesaikan.

"Kita optimis, dengan komunikasi dan koordinasi yang baik dan intens, PT CPI akan mengizinkannya. Apalagi keberadaan jalan ini untuk kepentingan publik. Karenanya kita akan segera tugaskan sejumlah SKPD untuk melakukan hal itu bersama PT CPI maupun pihak terkait lainnya," jelas Amril.(ben03)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.